Mengenal Sejarah dan Mitos Dibalik Kemegahan Candi Prambanan

Mengingat pada masih kecil diwaktu liburan sekolah. Tak jarang kita meminta kepada orang tua untuk jalan-jalan kesuatu tempat wisata.

Orang tua kebetulan seorang komite sekolah menengah pertama. dan sudah menjadi rutinitas liburan akhir semester sekolah tersebut melakukan family gathering.

Saya sekeluarga ikut agenda tersebut. Gathering kali ini ke candi prambanan. Pada waktu itu saya masih belum tahu sama sekalai apa itu candi prambanan.

Sampailah kami di candi prambanan. Ketua pelaksanan mengintruksikan kami untuk berbaris masuk melewati pintu tiket masuk candi prambanan yang pada waktu itu biaya tiket masuk sebesar 20rb.

Prambanan

Sapaan salam terlontarkan dari pemandu wisata candi prambanan. beliau yang akan menjadi pemandu kami selama kunjungan di candi prambanan.

Tak lama kemudian pemandu wisata langsung mengajak kami semua untuk menuju kearea candi. Sambil berjalan beliau menjelaskan tentang candi prambanan.

Candi prambanan ini berada di kecamatan prambanan, sleman, yogyakarta. Candi Prambanan disebut juga dengan candi roro jonggrang yang merupakan candi hindu terbesar di Indonesia.

Kata Prambanan ini merupakan nama desa tempat candi ini berdiri, nama tersebut perubahan dari istilah teologi Hindu para Brahma yang mempunyai arti realitas abadi dan tertinggi yang tidak dapat digambarkan. Didalam ajaran agama Hindu disebut dengan konsep Tuhan.

Candi Prambanan sampai saat ini masih belum bisa dipastikan kapan candi ini dibangun dan atas perintah siapa. Akan tetapi dugaan kuat kapan dan siapa yang bangun candi ini muncul saat penemuan prasati syiwagrha yang ditemukan di sekitar prambanan.

Isi prasasti syiwagrha menyebutkan bahwa candi dibuat pada pertengahan abad ke-9 masehi oleh raja dari  Wangsa Sanjaya, yaitu Raja Balitung Maha Sambu. Candi tersebut dipersembahkan untuk 3  dewa utama kaum hindu yaitu Siwa sebagai dewa pemusnah, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Brahma sebagai dewa pencipta.

Prasasti syiwaghra juga menyebutkan bahwa nama asli candi prambanan adalah nama dari bahasa sansekerta siwagrha dan siwalaya. siwaghra bermakna rumah siwa dan siwalaya bermakna alam siwa.

Memang benar dilokasi candi ini terdapat 3 candi utama (trimurti) yang memuliakan siwa, brahma, dan wisnu. namun mahadewa siwa yang menempati ruang utama dicandi siwa dengan ketinggian arca 3 meter. Hal ini menunjukan bahwa di candi ini dewa siwa lebih diutamakan.

Denah Candi Prambanan

Denah-Candi-Prambanan-berlianapsp.blogspot

Kami bersama pemandu masih terus mengelilingi lingkungan candi prambanan. pemandu wisata menjelaskan area candi prambanan.

Beliau menjelaskan bahwa candi prambanan memiliki bentuk asli persegi panjang yang terdiri dari halaman luar dan tiga pelataran. Beberapa diantaranya adalah jaba (pelataran luar), jero (pelataran dalam), tengahan (pelataran tengah).

Pelataran luar candi merupakan area terbuka yang memiliki bentuk bujur dengan area luas 390 m2. Dahulu pelataran luar ini dikelilingi dengan pagar batu yang saat ini hanya tersisa reruntuhannya saja dan menjadi pelataran kosong. sampai sekarang masih belum ada yang mengetahui apakah semula terdapat hiasan atau bangunan lain di pelataran ini.

Pelataran Dalam, Tengah, dan Luar

Ditengah pelataran luar terdapat pelataran tengah. Pelataran tengah ini memiliki luas 222 m2 dengan bentuk persegi panjang. pelataran tengah juga dahulu dikelilingi dengan pagar batu yang juga saat ini telah runtuh.

pelataran tengah ini memiliki empat teras bertingkat. semakin masuk kedalam semakin tinggi. di teras pertama atau teras paling bawah terdapat 68 candi kecil. Berderet-deret terbagi dalam empat baris oleh jalan penghubung antar pintu pelataran.

Pada teras kedua lebih tinggi dari teras pertama terdapat 60 candi. Di teras ketiga lebih tinggi dari teras kedua terdapat sekitar 52 candi,dan di teras yang paling tinggi yaitu teras keempat terdapat 44 candi.

pada keseluruhan candi yang ada di pelataran tengah ini mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. masing-masing candi mempunyai ukuran luas denah dasar 6 m2 dan tinggi 14m. Pada saat ini candi yang ada di pelataran tengah hampir secara keseluruhan dalam keadaan hancur. Yang tersisa saat ini hanya reruntuhannya saja.

Menurut pemandu wisata kami, pelataran dalam candi merupakan pelaratan candi yang letaknya paling tinggi dan juga dianggap sebagai tempat suci. Bentuk pelataran ini persegi empat dengan luas 110 m2 dan tinggi 1,5 dari permukaan teras teratas pelataran tengah.

pelataran dalam ini dikelilingi turap dan pagar batu yang di keempat sisinya terdapat pintu gerbang gapura paduraksa.

Dan pada saat ini hanya gapura sisi selatan yang masih utuh. sepasang candi kecil ada disetiap masing-masing gerbang pelataran teratas.

Pada pelataran dalam ada 2 barisan candi membentang dari arah utara selatan. Dibagian barat terdapat 3 candi kecil menghadap ke timur. Dan dibagian timur juga terdapat 3 candi yang menghadap ke barat, candi ini disebut candi wahana.

candi wisnu terletak dibagian paling utara, candi siwa dibagian tengah, dan candi brahma di bagian selatan

Candi wanaha diatas merupakan candi kendaraannya para dewa. Candi Garuda ada didepan candi wisnu, candi nandi ada didepan candi siwa, dan candi angsa ada di depan candi brahma.

Cerita Rakyan Roro Jonggrang

Kami bersama pemandu wisata memasuki ke area bagian dalam yang terdalam tiga candi utama. pemandu wisatapun menjelaskan bahwa didalam relief batu naratif ini banyak sekali menceritakan epos hindu Ramayana dan khrisnayana. Relief berkisah ini terukir pada dinding pagar langkan sepanjang lorong yang mengelilingi tiga candi utama.

Akan tetapi terdapat juga cerita rakyat prambanan yang banyak masyarakat belum tahu. Kisah tersebut iala roro jonggrang

Pada awal mulanya di jawa tengah terdapat dua kerajaan bertetangga yaitu kerajaan baka dan kerajaan pengging

Roro jonggrang merupakan puteri dari prabu baka dari kerajaan baka. Kecantikannya saat itu tidak ada satupun orang yang mampu menandinginya. Sedangkan bondowoso merupakan putera dari prabu damar maya yang mempunyai kesaktian luar biasa.

Keserakahan prabu baka yang ingin memperluas wilayah kerajaannya malah menjadi kekalahan terbesarnya. pada saat itu prabu baka menyeruka perang terhadap kerajaan pengging. Pertempuranpun terjadi di kerajaan pengging yang menghasilkan kemenangan bagi kerajaan pengging.

Raja baka tewas saat melawan bondowoso. dan kedudukan menjadi berbalik. wilayah kerajaan pengging menjadi lebih luas karena akibat keserakahan prabu baka.

Kutukan Roro Jonggang

bondowoso saat menduduki kerajaan baka ia bertemu dengan roro jonggrang puteri dari prabu baka. Bondowoso sangat tertarik dengan kecantikan parasnya. sehingga bondowoso langsung melamarnya. Namun roro jonggrang menolaknya dikarenakan dia tidak mau menikahi pembunuh ayahnya dan penjajah negerinya.

Bondowoso terus membujuk dan memaksa roro jonggrang agar lamarannya diterima. Suatu ketika puteri roro jonggrang menerima lamarannya, namun dengan dua syarat yang harus bondowoso penuhi.

menurut puteri roro jonggrang dua syarat tersebut tidak akan mampu bondowoso kerjaan dan sangat mustahil baginya.

syarat yang pertama ialah bondowoso harus membuat sumur yang disebut dengan sumur jalatunda. dan syarat kedua adalah membangun seribu candi dalam kurun waktu satu malam. Akan tetapi bondowoso menyanggupi kedua syarat tersebut.

Berkat kesaktiannya bondowoso berhasil mempuat sumur jalatunda. Akan tetapi roro jonggrang memperdayanya dan memintanya untuk turun kedalam sumur tersebut. Setelah Bondowoso turun, roro jonggrang memerintahkan gupala untuk menutup sumur dan menimbunnya dengan batu. Usaha tersebut sia-sia karena bondowoso berhasil selamat.

Bondowoso melanjutkan syarat kedua yaitu membangun seribu candi. bondowoso memanggil bala bantuan jin untuk membantu pekerjaannya.

Bondowoso telah menyelesaikan 999 candi, pada saat roro jonggrang mendengar berita tersebut. roro jonggrang berusaha menggagalkannya dengan memanipulasi hari sudah pagi, dan jin pada pergi.

Roro jonggrang membangunkan para dayang istana dan perempuan-perempuan desa untuk mulai menumbuk pagi, pembakaran jerami disisi timur. Akibat tipu daya roro jonggrang ini para bantuan jin bondowoso lari ketakutan karena mengira matahari akan segera terbit.

Akhirnya hanya 999 candi yang berhasil bondowoso buat. Dan syarat tersebut gagal terpenuhi. akan tetapi ketika bondowoso tahu bahwa itu merupakan kecurangan. Bondowoso sangat murka dan mengutuk roro jonggrang menjadi batu.

setelah mendengar begitu lama penjelanan dari pemandu wisata dan kami juga sudah mengilingi berbagai tempat di area candi prambanan. kami memutuskan untuk istirahan menunggu kawan-kawan yang lain untuk pulang.

Itulah sekelupit cerita yang berhasil saya tuliskan selama berwisata di candi prambanan.

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: