Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Limbah B3 – Dalam menangani berbagai limbah yang dapat mencemari lingkungan, Anda perlu penanganan yang tepat. Termasuk limbah B3 ini. Bagi kesehatan sendiri sangat memiliki efek dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu juga berdampak pada lingkungan hidup.

Sangat jauh berbeda dengan limbah anorganik dan organik yang dapat dimanfaatkan untuk dibuat kreasi kerajianan tangan, didaur ulang, dimanfaatkan kembali.

Meski hanya untuk membuat bungkus kado, mainan, seni karya dan kebutuhan yang menunjang keberlangsungan hidup makhluk hidup lainnya.

Limbah sisa proses atau sampah B3 sangat berbahaya sehingga tidak bisa didaur ulang dan dimanfaatkan ulang.

Untuk itu ketahuilah secara bijak apa itu limbah B3, jenis, ciri dan cara penanganannya agar tidak bebrhaya bagi kita semua.

B3 merupakan singkatan dari bahan berbahaya dan beracun. Yang merupakan limbah yang berbentuk bahan yang membahayakan kesehatan. Maka dari itu disebut limbah B3, yakni sampah yang berbahaya.

Limbah tersebut sangat mempengaruhi lingkungan hidup pada umumnya. Karena sifatnya beracun limbah ini perlu penagnagan dan pengelolahan khusus dalam pembuatan maupun pembuangannya.

Sampah B3

Sebenarnya limbah B3 bukan keluar dari sisa-sisa industri ataupun rumah tangga. Namun ada juga beberapa diantanya berpotensi menjadi limbah beracun. Antara lain pengharum ruangan, pemutih pakaian, deterjen, minyak oven, pembasmi serangga dan batu baterai.

Untuk itu semua anggota industri dan anggota keluarga harus bijak dalam menggunakan dan membuang sisa bahan yang berpotensi menjadi B3. Maka dari itu pola hidup aman dan melindungi diri dari pencemaran lingkungan harus diajarkan sejak dini.

Pokok dari sampah B3 sering dapat dijumpai di Laboraorium, Rumah Sakir, Apotek dan tempat yang mengolah obat-obatan dan bahan kimia lainnya.

Ciri-Ciri Limbah B3

Limbah terbagi menjadi beberapa jenis limbah. Untuk limbah B3 sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Dari macam-macam jenis limbah mereka pasti memiliki ciri dari salah satu ciri berikut ini.

Menurut Peraturan Pemerintah No. 101 tahun 2014 tentang “pengelolahan limbah B3 mendefisinikan bahan berbahaya dan beracun sebagai zat, energi atau komponen yang konsentrasi, sifat atau jumlahnya  dapat mencemari dan membahayakan lingkungan hidup, kesehatan dan kelangsgungan makhluk hidup lain”

Kemudian bahan tersebut disebutkan dalam klasifikasi yang berbeda-beda yaitu:

  • mudah meledak
  • pengoksidasi
  • sangat mudah sekali menyala
  • sangat mudah terbakar
  • beracun lagi berbahaya
  • korosif
  • bersifat iritasi
  • tidak ramah lingkungan
  • karsinogenik, teratogenik & mutagenik

Macam Jenis Limbah B3

Dalam sub-jenis besarnya limbah B3 dibagi menjadi 4 bagian yakni:

  • Primary Sludge

Limbah jenis ini berasal dari sebuah endapan di suatu tempat yang dapat mengeluarkan gas berpotensi meledak.

  • Chemical Sludge

Chemical Sludge adalah jenis limbah B3 yang dihasilkan dari sisa proses koagulasi dan flokulasi.

  • Excess Activated Sludge

Limbah yang berasal dari sisa pengolahan lumpur aktif dan berpotensi mengandung banyak zat padatan organik.

  • Digested Sludge

Digested sludge merupakan limbah B3 jenis ini berasal dari hasil sisa pengolahan biologi.

***

Jenis Menurut Sifanya

Sedangkan pembagian macam jenis limbah berbahaya dan beracun sesuai dengan sifatnya ada banyak jenisnya. Untuk dapat mengetahui lebih rincinya, simak ulasan berikut ini.

Explosive (mudah meledak)

Bila limbah dapat meledak dalam suhu dan tekanan tertentu maka masuk dalam kategori limbah B3. Karena di dalamnya terdapat reaksi kimia berbahaya bagi keselamatan makhluk hidup.

Oxidizing (pengoksidasi)

Bila limbah berpotensi bereaksi oksidasi hingga mengeluarkan percikan reaksi apai. Maka limbah tersebut juga masuk dalam kategori B3.

Bila tidak segera ditangani akan berbahaya dan menyebabkan kerusakan populasi dan ekosistem.

Flammable (mudah menyala)

Limbah bersifat mudah terbakar bila terkontak dengan udara, percikan api, air, atau bahan lainnya meski dalam suhu dan tekanan normal. Contoh limbah B3 ini adalah pelarut benzena, pelarut toluena yang di perindustrian cat, pembersihan logam dan laboratorium kimia.

Moderately toxic (beracun)

Sudah masuk dalam arti kata B3 Bahan berbahaya dan beracun. Sifat racun yang dapat menyerang dan menyebabkan makhluk hidup menderita dan menerima efek darinya.

Harmful (berbahaya)

Limbah yang berbahaya bila terkontak langsung pada tubuh, baik sengaja ataupun tidak disengaja. Dalam bentuk cairan maupun padat, melaului sentuhan kulit maupun hirupan udara.

Corrosive (korosif)

Sifat lainnya yakni membuat iritasi kulit tubuh dan membuat berkaratnya logam yang terkenanya.

Irritant (bersifat iritasi)

Menyebabkan iritasi hingga menimbulkan dampak pusing, dan mengantuk bila terhirup. Contoh limbah ini adalah asam formiat hasil olahan sampah karet.

Dangerous for environment (berbahaya bagi lingkungan)

Bersifat dapat merusak lingkungan dan tidak bersahabat untuk ada di sekitar ekosistem populasi hidup.

Karsinogenik, Teratogenik  dan Mutagenik

Limbah karsinogenik adalah limbah yang dapat menyebabkan tumbuhnya sel kanker. Teratogenik adalah limbah yang mempengaruhi pembenihan embrio, sedangkan limbah mutagenik adalah limbah yang dapat membuat kromosom berubah.

Contoh Limbah B3 yang Ada di Sekitar Kita

Tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan benda-benda yang mengandung bahan kimia. Meski terbilang tidak berbahaya dalam waktu dekat, kimia tetap saja memiliki efek buruk bagi kesehatan.

Berikut beberapa contoh barang yang termasuk libah sampah B3 di sekitar kita :

Baterai bekas

Kandungan bahan dasar kimia di  baterai sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Meski beberapa merk menagtakan visi baterai “ramah lingkungan” namun hal tersebut tidak menjamin 1000% aman.

Karena dalam susunannya mengandung berbagai logam berat seperti merkuri, kadmium, nikel, timbal, mangan,  dan lithium.

Hairspray

Bagi Anda yang menyukai fashion hairspray adalah kebutuhan pokok tambahan sehari-hari. Tanpa dia seolah-olah ada yang kurang di harimu.

Namun ternyata, pytocalcious pada hairspray yang berfungsi membuat rambut kaku dan halus adalah larutan kimia berbahaya, meski sedikit kimianya tetapi dalam jangka panjang tetap akan membuat dampak serius bagi kesehatan.

Obat nyamuk

Obat nyamuk, sebenarnya bukan sekedarobat biasa. Karena fugsinya membuat hewan mati, berarti mengandung racun untuk mematikan.

Dichlorovynil dimethyl phosfat (DDVP), propoxur (karbamat), dan diethyltoluamide, merupakan zat kimia yang bila dibakar mengudara menjadi asap akan lebih memiliki efek berbahaya hingga dapat membunuh hewan kecil seperti nyamuk dan serangga.

Tak lain juga untuk pernapasan Anda, obat nyamuk cukup bisa mengganggu pernapasan Anda dalam jangka panjang bila terus digunakan.

Oli

Siapa sangka bahwa oli bekas sangat berbahaya juga?

Oli akan menjadi zat berbahaya bagi makhluk hidup bila telah terpakai. Kkkarena di dalam oli, terdapat logam beray yang ada karena percampuran oli dengan tetesan bahan bakar motor bensin atau pertalite..

Sehingga dapat berbahaya bagi tubuh bila di hirup dan masuk dalam tubuh, hingga dapat meyebabkan kerusakan ginjal dan syaraf hingga tahap kanker .

Pestisida

Pestisida adalah salah satu cairan yang banyak digunakan petani untuk membasmi hama. Namun di dalamnya ada beberapa unsur kimia berbahaya pula.

Pembersih super pel lantai

Kandungan bahan kimia yang berbahaya dalam sabun pel pembersih lantai, yaitu Ethoxylated Alcohol (4%), Cresylic Acid (1,5%), Benzalkonium Chloride (2%), Natrium Lauril Eter Sulfat (2,5%) dan Sodium Laureth Sulfate (SLS).

Sabun Cuci & Detergen

Sama halnya dengan sabun lantai diatas. Detergen juga terdapat di dalamnya zat kimia yang bertujuan mempercepat pembersiahan kotoran pada pakaian.

Minyak wangi

Minyak wangi adalah produk yang hampir digunakan oleh pria maupun wanita untuk membuat aroma tubuh mereka harum. Namun tahukah Anda bahwa 95% bahan kimia yang digunakan dalam minyak wangi berbahan dasar petroleum yang terkenal beracun.

Air aki kendaraan

Air aki pada motor mengandung H2SO4 yang berpotensi menggangu kesehatan tubuh manusia. Jika air aki mengenai tubuh dalam sekejap membuat kulit gatal-gatal. Dan air aki motor dapat membuat logam korosi dan cat mengelupas.

Sampah Laborat dan Rumah sakit

Untuk semua sampah yang keluar dari laborat dan rumah sakit itutermasuk B3. Karena selain mengandung obat-obatan dan kimia pada laborat di rumah sakit sampahnya sudah bercampur dengan pasien berbagai penyakit untuk itu juga disebut sampah B3. Seperti dalam cakmaman.com

Pengelolaan Limbah Padat dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

Beberapa laboratorium praktikum mata kuliah Kimia sudah banyak yang layak dan teruji dalam menilai suatu tempat sudah tercemar B3 atau belum. Dalam proses uji laboratorium ada fasilitas alat- alat laborat yang perlu ada di dalamnya, yaitu:

  • GC, Gas Chromatograph
  • Spektrum Photometer
  • pH meter
  • Konduktivity, untuk analisa kekeruhan air
  • Rotari agritator,
  • Furnace,
  • Bomb Calorimeter
  • Analisa kalor, dan sebagainya

Sedangkan dalam langkah pengelolahan dan mengatasi limbah B3, semua orang harus ikut andil di dalam prosesnya guna menyerasikan pencegahan dampak buruk bagi kesehatan dan ekosistem hidup suatu wilayah. Adapun cara mengelola limbah B3.

  • Mulai dari diri sendiri untuk selalu memperhatikan dalam membuang sampah.
  • Ajak pula saudara dan keluarga akan melakukan hal tersebut.
  • Edukasikan kepada anak sejak dini akan bahaya limbah B3.
  • Pembuangan sampah B3 selalu di bedakan tempat.
  • Untuk perindustrian harus sesuai ketentuan undang-undagng yang telah ditetapkan negara.
  • Instalasi pun juga demikian, agar bijak dalam membuang sampah hasil limbah yang bersifat B3.

Untuk membaca penanganan limbah lebih lanjut silahkan kunjungi lnik berikut ini https://oddav.com/penanganan-limbah/

Leave a Comment

%d bloggers like this: