Pengertian Niat Sholat Tarawih Beserta Tata Cara dan Sejarahnya

Niat sholat tarawih – Assalamu’alaikum sahabat oddav, mari kita awali aktifitas kita dengan membaca Bissmillah. Umat islam setiap tahun mempunyai kewajiban untuk melakukan puasa ramadhan.

Puasa ramadhan dilaksanakan selama satu bulan. Selama bulan ramadhan umat islam disunnahkan untuk melaksanakan amalan-amalan sunnah. Ada beberapa amalan sunnah diantaranya puasa senin kamis, shalat tahajud, shalat taraweh, shalat dhuha, dan masih banyak yang lainnya.

Pada kesempatan ini oddav akan menulis sebuah artikel mengenai niat dan doa shalat taraweh. Namun, sebelum itu saya akan menjelaskan pengertian shalat taraweh.

Pengertian Sholat Tarawih

Pengertian shalat tarawih
Sumber: abufurqan.net

Seperti yang sudah saya tulis diatas sebelum membahas niat doa shalat taraweh, saya akan sedikit menjelaskan pengertian apa itu shalat taraweh?.

Shalat taraweh sering dikenal atau diucapkan oleh kebanyakan masyarakat dengan nama shalat ‘teraweh’ juga dengan sebutan ‘taraweh’. Secara bahasa, taraweh berasal dari bahasa arab تَرْوِيْحَةٌ yang mempunyak bentuk kata jamak dengan artinya yaitu “waktu sesaat untuk istirahat”.

Shalat taraweh termasuk shalat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan ramadhan. Pelaksanaan shalatnya biasanya kebanyakan dilakukan secara berjamaah dimasjid, dan boleh juga dilakukan secara individu. Adapun waktu pelaksanaannya adalah setelah isya.

Pernah dijelaskan juga dalam referensi yang saya baca bahwa Rasulullah juga melaksanakannya hanya sebanyak tiga kali yang kemudian setelah itu pada malam berikutnya tidak melanjutkan karena merasa takut akan menjadi kewajiban bagi umat islam.

Secara hukum bahwa melaksanakan shalat taraweh adalah sunnah. Banyaknya rakaat yang dikerjaan itu berbeda-beda tergantung dari imamnya masing-masing. Beberapa imam besar ada yang berpendapat bahwa shalat taraweh boleh dilakukan sebanyak 8 rakaat, 20 rakaat.

Setelah melakukan shalat taraweh biasanya dilanjutkan dengan melaksanakan shalat witir. Shalat witir ini boleh dikerjakan langsung setelah shalat tarawih, atapun diakhiran malam, banyaknya rakaat yang dikerjakan sebanyak 3 rakaat.

Setelah semua rangkaian shalat tarawih dan shalat witir dikerjakan, biasanya dilanjutkan dengan membaca dzikir, dan doa, maupun tadarus Al-Qur’an.

Sejarah Singkat Sholat Tarawih

 niat sholat tarawih berjamaah
Sumber: muslimdaily.net

Pada bulan ramadhan tepatnya tangal 23 untuk pertama kalinya baginda Rasulullah SAW mengajarkan untuk melaksanakan shalat tarawih. Baginda Rasulullah SAW yang mana pada saat itu melaksanakan sholat taraweh dilakukan di masjid, di rumah. Sebagaimana dalam suatu hadits dijelaskan

“Aisyah ra berkata bahwa pada suatu malam Rasulullah SAW shalat di masjid dan shalatnya diikuti oleh banyak orang, Kemudian pada malam berikutnya juga Rasulullah SAW shalat yang pengikutnya semakin banyak. Dan pada hari ketiga dan keempatnya banyak sekali orang-orang yang berkumpul dimasjid untuk menunggu Rasulullah SAW, tetapi Rasul tidak datang. Pada pagi harinya Rasulullah bersabda:’bahwa tahu apa yang kalian lakukan tadi malam, namun saya tidak datang, karena saya takut karena shalat yang saya kerjakan akan menjadi suatu hal yang wajib bagi kalian. Aisyah berkata: ‘perihal tersebut terjadi ketika bulan puasa’ (HR. Bukhari dan Muslim).

Penjelasan

Pada hadist sebelumnya dapat dijelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan shalat pada malam bulan ramadhan. Pada malam yang pertama Rasul shalat di masjid. Harus diketahui bahwa rumah nabi berada di bilik masjid.

Kemudian ketika nabi shalat, para sahabatnya tiba-tiba tahu dan mengikutinya menjadi makmum dibelakang nabi.

Dipagi harinya tepatnya seusai shalat shubuh para sahabat yang tadi malam ikut menjadi makmum bercerita kepada sahabat-sahabat lain bahwa dia shalat bersama nabi.

Pada malam yang keduanya nabi melaksanakan shalat dan para sahabat yang sudah dapat cerita dari sahabat lainnya berdatangan untuk ikut shalat berjamaah.

Pada malam yang ketiga, nabi datang ke masjid untuk melaksanakan shalat, dan para sahabatnya nabi yang berdatangan untuk menjadi makmum shalat saat itu semakin banyak daripada hari-hari yang sebelumnya.

Ketika dimalam yang keempat. Saat semua sahabat nabi berkumpul dimasjid untuk menunggu nabi datang melaksanakan shalat. Namun, waktu itu nabi tidak pergi ke masjid. Beberapa lama sahabat terus menunggu nabi, tetapi nabi belum kelihatan.

Dipagi harinya setelah shalat shubuh, nabi memberitahukan kepada para sahabat kenapa nabi selamat tidak datang. Nabi semalam tidak datang karena nabi khawatir shalat ini akan dijadikan wajib.

Singkat cerita setelah kisah tadi, shalat ini sampai wafatnya nabi dilakukan secara sendiri-sendiri. Ketika khalifah Umar bin Khattab shalat sunnah tersebut dilakukan secara berjamaah.

Baca Juga: Niat,Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah Nabi

Bacaan Niat Sholat Tarawih

niat shalat tarawih dan witir
Sumber:

Alangkah baiknya ketika sedang melakukan aktifitas positif apapun selayaknya untuk meniatkannya terlebih dahulu agar segala sesuatu yang akan dikerjakan menjadi lebih mudah.

Terlebih lagi dalam suatu mengerjakan amalan ibadah sunnah shalat tarawih. Harus meniatkan shalatnya karena Allah ta’ala.

Sebenarnya dalam bacaan niat shalat tarawih beberapa bahkan banyak ulama yang berbeda pendapat. Pendapat setiap masing-masing ulama tersebut memiliki landasan yang kuat.

Menurut pendapat Imam syafi’i bahwa bacaan niat shalat sunnah tarawih dibaca dengan jahar yang minimal dapat terdengan oleh telingan sendiri.

Sedangkan menurut ulama yang lain berpendapat bahwa dalam membaca suatu niat shalat cukup baca didalam hati. Alasannya adalah karena amalan shalat tararih merupakan suatu amalan hati.

Sama halnya ketika kita berbicara tentang fiqih, pasti banyak sekali menemui perbedaan pendapat. Oleh karena itu marilah kita saling menjaga dan saling menghormati ukhuwah islamiyah agar selalu kokoh.

Bacaan niat shalat tarawih terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah:

Adapun bagi yang berpendapat bahwa niat sholat tarawih harus dilafadzkan maka sebagai berikut : 

Niat Sholat Tarawih sebagai Imam

Niat shalat tarawih
Sumber: rumahdewi.com

Pertama adalah bacaan shalat sunnah tarawih untuk orang yang sebagai imam shalat, bacaannya adalah sebagai berikut:

niat sholat tarawih beserta artinya

“Ushollii Sunnatat-Taroowiiha Roka’ataini Mustaqbilal Qiblata Imaaman Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk menunaikan shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat dengan sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Sunnah Tarawih Sendirian

shalat sunnah tarawih dan witir

“Ushollii Sunnatat-Taroowiihi Rok’ataini Mustaqbilaltal Qiblati Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk menunaikan shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: Doa Dan Niat Puasa Ramadhan Lengkap Dengan Syarat Dan Rukun Puasa

Niat Sholat Tarawih sebagai Ma’mum

niat sholat tarawih beserta artinya
Sumber: dakwahpost.com

Berikutnya adalah bacaan niat shalat tarawih ketika menjadi seorang ma’mum:

niat shalat tarawih

“Ushollii Sunnatat-Taroowiihi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati ma’muuman Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk melaksanakan shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat dengan sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala.

 

Bacaan Lafadz Niat Sholat Witir

Shalah sunnah witir merupakan suatu shalat yang dapat menunaikannya diwaktu malam hari Seusai shalat isya dan tidak boleh dilakukan ketika waktu shubuh.

Shalat witir dikerjakan setelah melakukan amalan shalat sunnah lainnya seperti setelah shalat tahajud, shalat tarawih. Banyaknya rokaat yang ada dalam shalat witir ialah ganjil.

Adapun bacaan shalat sunnah witir adalah sebagai berikut:

Niat Sholat Witir 3 Rakaat

Niat shalat witir 3 rakaat ini dilakukan secara sekaligus yang hanya ada satu tahiyat, adapun bacaan niat shalatnya adalah sebagai berikut:

bacaat shalat witir 3 rakaat

“Ushollii Sunnatal -Witri Tsalaasa Rok’atain Mustaqbilaltal Qiblati (ma’muuman / imaman) Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk menunaikan shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat dengan sebagai (ma’muuman / imaman) karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Witir 2 Rakaat

Shalat sunnah witir dikerjakan dengan sebanyak rakaat yang ganjil, namun dalam menunaikannya bisa dengan cara 2 rakaan lalu salam dan dilanjut dengan satu rakaat lalu salam.

Bacaan shalat witir dua rakaat adalah sebagai berikut:

bacaan shalat witir 2 rakaat

“Ushollii Sunnatal -Witri Rok’ataini Mustaqbilaltal Qiblati (ma’muuman / imaman) Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk menunaikan shalat witir dua rakaat menghadap kiblat dengan sebagai (ma’muuman / imaman) karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Shalat witir 1 rakaat ini biasanya dilanjutkan setelah mengerjakan shalat witir dua rakaat, adapun bacaan niat shalatnya adalah sebagai berikut:

bacaan shalat witir 1 rakaat

“Ushollii Sunnatal -Witri Rok’atan Mustaqbilaltal Qiblati (ma’muuman / imaman) Lillaahi Ta’alaa”

Artinya: “ Saya berniat untuk menunaikan shalat witir satu rakaat menghadap kiblat dengan sebagai (ma’muuman / imaman) karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Sholat Tarawih

cara shalat tarawih

Pada shalat tarawih secara garis besar sebenarnya tidak ada bilangan pasti terkait jumlahnya, namun kebanyakan pendapat para ulama bahwa shalat taraweh boleh dilakukan sebanyak delapan rakaat dan tiga rakaat shalat witir. Namun boleh juga dilakukan sebanyak 20 rakaat dan tiga shalat witir.

Adapun tata cara shalat ada dua cara, yaitu:

Cara pertama melakukan shalat taraweh dilaksanakan yang setiap selesai dua rakaat lalu salam.

Cara kedua dilakukan dengan menyelesaikan empat rakaat lalu dilanjutkan dengan salam.

Biasanya antara salam selesai mengerjakan shalat tarawih dua rakaat maupun yang empat terdapat suatu jedah yang singkat. Jedah ini berikan agar shalat tetap santai namun khusu’.

Dari dua tata cara shalat tarawih diatas antara empat rakaat lalu salam maupun dua rakaat lalu salam yang harus diperhatikan oleh seorang imam adalah jamaahnya.

Seorang imam sebaiknya mengerti keadaan jamaahnya jika jamaahnya seorang ibi-ibu, nenek-nenek, kakek-kakek, atau anak-anak. Alangkah baiknya shalat taraweh dikerjakan dengan cara dua rakaat lalu salam.

Sebaliknya jika giroh jamaahnya jiwa mudah yang sholeh dapat menerapkan tata cara shalat tarawih empat rakaat lalu salam.

Kedua penjelasan mengenai sikap imam diatas kembali lagi kepada diri imamnya masing-masing.

Baca Juga: Pengertian, Niat, dan Doa Zakat Fitrah Terlengkap

Penutup Shalat Tarawih

niat shalat tarawih
Sumber: seruni.id

Tak terasa sebentar lagi memasuki bulan suci ramadham, bulan yang penuh kemuliaan, bulan yang penuh ampunan, dan bulan yang penuh barokah.

Marhaban ya ramadhan semoga dibulan suci ramadhan kita tetap diberikan keimanan, ketakwaan, keberkaan, dan kekuatan agar tetap bisa melaksanakan amalan-amalan ibadah lainnya.

Kita tidak tahu apakah nanti ditahun yang akan datang masih dapat bertemu dibulan yang penuh ampunan ini. Maka dari itu marilah kita semua selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, intropeksi diri.

Dibulan ramadhan juga Allah SWT membuka lebar-lebar pintu surga dan para syetan-syetan terbelenggu didalam api neraka.

Marilah kita memaksimalkan waktu kita dibulan suci ini dan jangan sia-siakan waktu.

Wallahu alam bishowab
Wassalamu’alaikum

Leave a Comment

%d bloggers like this: