Pengertian, Doa dan Niat Zakat Fitrah Terlengkap

Doa zakat fitrah adalah hal yang terpenting ketika melakukan suatu amal ibadah baik baik wajib maupun sunnah. Niat dapat didefinisikan sebagai iktikad bulat dalam melakukan suatu perbuatan. Niat juga identik pelafalannya menggunakan hati, namun untuk mempertegas dapat diucapkan secara jahr.Suatu yang diucapkan secara tegas dapat membantu memantapkan ikhtikad amalan seseorang.

Salah satu amalan ibadah yang penting untuk melafalkan niat dan doa adalah zakat fitrah. Sebelum membahas lebih dalam mengenai niat dan doa zakat fitrah, maka alangkah baiknya untuk mengetahui makna zakat fitrah, dan siapa saja yang berhak untuk menerima zakat fitra tersebut.

Pengertian Zakat

niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri
Sumber: kumparan.com

Zakat berdasarkan Al Qur’an didalam surat At-taubah ayat 10 membersikan dan mensucikan. Didalam hadits riwayat At-Tirmidzi juga dijelaskan bahwa zakat menurut lughat adalah tumbuh, berkembang, kesuburan, bertambah

Sedangkan berdasarkan istilah syara’, zakat merupakan suatu istilah atau penamaan untuk suatu pengambilan harta tertentu, menurut sifat-sifat tertentu dan dikasihkan kepada golongan tertentu.

Menurut sebagian para ulama juga berpendapat bahwa suatu shodaqoh wajib dinamakan dengan zakat, sedangkan shodaqoh tersebut sunnah untuk dinamakan infaq.

Zakat adalah bagian dari salah satu rukun islam yang ke empat sebagai unsur tegaknya syariat islam. Maka karena itulah hukum zakat itu fardhu (wajib) bagi setiap umat muslim yang telah memenuhi syarat. Sudah dijelaskan di atas bahwa zakat termasuk amalan ibadah sama dengan ibadah puasa, shalat, maupun haji.

Baca juga : Niat, Doa dan Tata Cara Mandi Wajib 

Macam-macam Zakat

niat zakat fitrah berupa uang niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal
Sumber: tongkronganislami.net

Zakat menurut ajaran para ulama terbagi menjadi dua, yang pertama adalah zakat nafs (zakat fitrah) dan yang kedua adalah zakat maal (zakat harta).

Didalam berzakat berzakat, maka penting untuk melakukan suatu niat zakat, beberapa contoh niat zakat diantaranya adalah niat zakat fitrah untuk suami, niat zakat fitrah untuk ibu, doa niat zakat fitrah idul fitri, dan doa menerima zakat fitrah.

Beberapa syarat-syarat bagi orang yang berhak wajib berzakat adalah umat muslim, aqil, baligh, dan mempunyai harta yang sudah mencapai nishab dan haul.

Asnaf Penerima Zakat

 niat zakat fitrah untuk ibu niat menerima zakat fitrah
Sumber: abiummi.com

Zakat harus diberikan kepada orang-orang yang berhak untuk menerimanya. Terdapat delapan golongan orang yang berhak untuk menerima zakat. Seorang pemberi haruslah untuk doa zakat fitra untuk sendirinya maupun untuk anaknya. Begitupu;la bagi yang menerimanya juga harus berdoa untuk orang yang telah memberi zakat tersebut.

niat zakat mal doa menerima zakat fitrah bahasa arab doa ijab qobul zakat dan artinya niat zakat fitrah untuk suami doa niat zakat fitrah idul fitri download doa zakat fitrah mp3 niat zakat fitrah berupa uang

 1. Fakir

niat zakat fitrah berupa uang niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri
Sumber: ytimg.com

Fakir adalah seseorang yang memiliki tidak memiliki penghasilan ataupun memiliki penghasilan, namun sangatlah tidak mencukupi untuk kebutuhan pokok dirinya sendiri bahkan tanggungan kelauarganya.

Zakat dapat diberikan kepada orang fakir baik berupa makanan pokoknya seperti beras, maupun gandum. Dapat juga dengan memberikan zakat yang dapat dijadikan sebagai modal usahanya.

Secara istilah fakir merupakan seseorang yang tidak memiliki harta maupun hasil usaha (pekerjaan) dalam memenuhi keperluan pribadi maupun tanggungan yang dimilikinya seperti makanan, tempat tinggal, pakaian, dan keperluan yang lainnya.

2. Miskin

Golongan miskin termasuk urutan bagian asnaf yang kedua. miskin adalah seseorang yang mempunyai pekerjaan yang mana dari pekerjaannya menghasilkan upah kerja. Namun penghasilannya tersebut masih kurang mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarganya.

Menurut ahli tafsir Al-thabari menegaskan bahwa orang miskin adalah orang kebutuhannya pas-pasan, namun suka merengek dan meminta-minta. Pendapatnya tersebut berdasarkan pada kata ‘maskanah” yaitu kemiskinan jiwa.

Golongan miskin ini berhak untuk mendapatkan zakat yang sesuai dengan kebutuhan pokoknya yang banyaknya telah ditentukan oleh para ulama.

3. Amil 

Amil disebut juga dengan pengurus zakat. Termasuk urutan ketiga dalam delapan golongan yang berhak menerima zakat.

Amil merupakan orang yang mengurusi kegiatan maupun penyaluran zakat, mulai dari pengumpulan zakat, pendataan keluar masuk zakat, menyimpat zakat, menjaga zakat, sisa zakat, dan pendistribusian zakat kepada mustahik.

Allah memberikan ganjaran atau balasan untuk seorang amil dari harta zakat sebagai imbalannya, dan bukan diambil dari selain harta zakat.

Biasanya amil ini dikordinir dan diangkat oleh pemerintah atau dari suatu instansi yang memperoleh izin untuk mengambil zakat, mendistribusikan zakat, dan lainnya yang masih berhubungan dengan zakat. Seperti sosiali hukum zakat, kesadaran akan pentingnya berzakat, serta melakukan penyuluhan-penyuluhan.

4. Muallaf 

Kebanyakan orang tahu akan pengertian dari muallaf ialah seseorang yang baru masuk islam. Orang tersebut hatinya bergerak dan terbujuk untuk memeluk agama yang diridhoiNya.

Orang muallaf dianggap orang yang pengetahuan tentang islamnya belum banyak. Sehingga mereka diberikan zakat untuk menambah kesungguhan dalam menambah iman islamnya.

Golongan ini termasuk keempat dari asnaf penerima zakat yang ditujukan untuk orang-orang yang baru memeluk agama islam.

terdapat tiga kelompok masyarakat yang dapat zakat dari kelompok diantaranya adalah yang pertama orang-arang muallaf yang dapat zakat karena teman-temannya diharapkan untuk memeluk islam. Kedua adalah orang-orang muallaf yang diberikan zakan dengan suatu pengharapan agar hatinya mantap dan dan keimanannya bertambah. Yang ketiga adalah orang-orang yang dapat zakat agar dapat memeluk agama islam.

5. Riqab 

Riqob atau hamba sahaya adalah seorang budak yang dimiliki seseorang. budak tersebut memiliki suatu keinginan/dijanjikan untuk memerdekaan dirinya. Akan tetapi untuk memerdekaan dirinya itu harus membayar dengan jumlah tertentu.

Riqob juga dapat diartikan sebagai budak yang masih belum dijanjikan untuk memerdekaan diri. Oleh karena itulah Riqob termasuk golongan yang mendapatkan zakat dan masuk urutan kelima dalam delapan asnaf.

Ada beberapa cara untuk memerdekaan seorang hamba sahaya yaitu dengan cara pertama menolongnya dari pembudakan yang telah ditentukan perjanjiannya dengan membayar semua ketentuan yang telah dikesepati oleh budak tersebut dengan tuannya.

Kedua adalah dengan cara mengumpulkan uang zakat dari para muzakki untuk membebaskan dirinya dari pembudakan.

6. Gharimin

Gharim adalah orang-orang yang memiliki hutang banyak yang tidak mampu untuk melunasinya dikarenakan sudah jatuh miskin. Banyak orang yang berhutang karena hartanya hilang, karena bencana yang menimpanya, maupun karena kehilangan pekerjaan. Sehingga kondisi tersebut membuat seseorang berhutang untuk mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarganya.

Zakat dapat diberikan kepada seorang ghorim jika seseorang tersebut memiliki hutang karena kemaksiatan, berhutang karena dalam melaksanakan ketaatan dan tidak keluar dari syariat, seorang yang berhutang sudah tidak sanggung untuk melunasinya, dan hutangnya itu ketika diberi zakat sudah masuk masa tempo.utang.

Zakat yang diberikan kepada seorang ghorim harus sesuai dengan kebutuhan pribadinya agar dapat terbebas dari hutang tersebut.

7. Fi sabilillah

Fi sabilillah mempunyai arti berjuang dijalan Allah. Orang orang yang berjuang dijalan Allah termasuk dalam golongan asnaf fi sabilillah. Pada dasarnya fi sabilillah ini merupakan jalan untuk memelihara dan melindungan agama serta dalam upanya meninggihkan kalimat tauhid.

Beberapa contoh yang termasuk didalam fi sabilillah adalah pada da’i mujahid, guru ngaji. Namun diera sekarang banyak sekali contoh lainnya seperti seorang ibu yang memperjuangkan kelahiran anaknya dalam upaya meneruskan keturunan dan cita-cita mulia, ataupun contoh yang lainnya.

Di era teknologi pada zaman sekarang sudah banyak sekali perang cyber. Banyak yang menuangkan opini yang didalamnya menjelekkan antar golongan. Bagi orang-orang yang tugasnya sebagai cyber army atau membentengi dunia maya itu juga dapat dijadikan sebagai kegiatan yang berperang dijalan Allah.

8. Ibnu sabil

Merupakan golongan terakhir dari delapan asnaf zakat. Golongan tersebut adalah orang yang sedang melakukan perjalananyang bukan untuk maksiat yang dipertengahan perjalannya kehabisan bekal atau ongkos.

Orang golongan seperti ini berhak untuk mendapatkan zakat meskipun di kampung halamannya orang tersebut sangat berkecukupan. Zakat yang diberikan adalah zakat yang dapat digunakan untuk melanjutkan perjalanannya menuju tempat tertentu.

Pada penjelasanan diatas dapat disimpulkan bahwa orang yang terlantar, orang yang kehabisan bekal atau ongkos wajib untuk diperdulikan bukan untuk ditelantarkan.

Golongan yang dapat disebut sebagai ibnu sabil adalah satu, orang yang sedang melakukan perjalanan keluar daerah yang jauh dari kampung halamannya.

Kedua, Zakat ini diberikan kepada orang yang hendak melakukan perjalanan yang yang sesuai dengan syariat islam. Sehingga zakat yang diberikan dapat bermanfaat.

Ketiga, adalah jika seseorang mempunytai keinginan untuk pulang ke kampung halamannya, meskipun di kampungnya ia seorang kaya. Akan tetapi apabila ditempat yang sekarang ia mempunyai hutang yang tidak mampu untuk melunasinya, hutang yang telah jatuh tempo. Maka orang tersebut berhak untuk menerima zakat

Baca Juga: Pengertian Niat Sholat Tarawih Beserta Tata Cara dan Sejarahnya

Zakat Fitrah

niat zakat fitrah langsung niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat
Sumber: ngopibareng.id

Zakat fitrah merupakan suatu zakat yang diberikan oleh pemberi zakat yang sudah mampu untuk melaksanakannya. Yang mana pada pelaksanaannya adalah dilakukan setahun sekali yaitu pada penghujung bulan ramadhan atau menjelang idul fitri dan tidak boleh dilakukan setelah shalat idul fitri.

Kondisi seperti inilah yang membedakan antara zakat fitrah dengan zakat yang lainnya.

Zakat fitrah juga dapat diartikan sebagai zakat untuk mensucikan harta yang dimiliki, karena bagaimanapun didalam harta manusia yang dimiliki ada hak-hak yang harus diberikan kepada orang lain.

Para ulama sepakat bahwa zakat merupakan hal yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang yang beriman muslim laki-laki maupun yang perempuan, orang yang merdeka, anak-anak maupun orang dewasa.

Hukum Zakat Fitrah

Hukum zakat fitrah merupakan wajib ditunaikan oleh setiap umat islam baik laki-laki, perempuan, orang yang merdeka, anak-anak, dan orang dewasa. Adapaun besar kecilnya suatu zakat fitrah yang dikeluarkan adalah sebanyak satu sha’ atau jika dikonversikan kedalam indonesia adalah sebanyak 2.5 kg  beras, kurma, sagu, gandum, atau disesuaikan dengan dengan pengeluaran konsumsi perorang dalam setiap harinya.

Baca Juga: Malam Lailatul Qadar yang Dinantikan di Bulan Ramadhan

Tata Cara, Niat, dan Doa Zakat Fitrah

zakat fitrah
Sumber: lazharfa.org

Pelaksanakan zakat fitrah dapat disalurkan secara langsung kepada delapan asnaf yang telah dijelaskan diatas. Atau jika memiliki kesulitan dalam menyalurkannya dapat juga menggunakan badan atau lembaga amil zakat untuk menguru pengeluaran zakatnya.

Tata cara membayar zakat fitrah ialah dilakukan sebelum melaksanakan shalat idul fitri atau pekan terakhir pada bulan ramadhan. Jika zakat fitrah dikeluarkan sesudah shalat idul fitri maka itu sudah bukan zakat fitrah lagi dan masuk kedalam shodaqoh.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

Zakat fitrah dapat disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat terpercaya di Indonesia. Zakat fitrah dapat dikeluarkan sebelum waktu sholat idul fitri di hari-hari terakhir bulan suci ramadhan. Itulah dasar pokok yang membedakan zakat fitrah dengan sedekah-sedekah lainnya. Sebagaimana tercantum pada hadits Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yang berbunyi :

 niat zakat fitrah untuk ibu niat menerima zakat fitrah niat zakat fitrah langsung niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat doa menerima zakat fitrah niat zakat mal doa menerima zakat fitrah bahasa arab doa ijab qobul zakat dan artinya niat zakat fitrah untuk suami doa niat zakat fitrah idul fitri download doa zakat fitrah mp3 niat zakat fitrah berupa uang niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri

Ketika mengeluarkan zakat fitrah juga harus diawali dengan niat dan doa zakat fitra. Baik itu untuk pribadi, suami, maupun anak-anak

Beberapa niat dan doa zakat fitrah diantaranya adalah sebagai berikut:

Niat dan Doa Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri

niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri niat zakat fitrah untuk ibu niat menerima zakat fitrah niat zakat fitrah langsung niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat

Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah saya sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat dan Doa Zakat Fitrah Untuk Istri

niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri niat zakat fitrah untuk ibu niat menerima zakat fitrah niat zakat fitrah langsung niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat

“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah buat istri saya, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat dan Doa Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

doa menerima zakat fitrah niat zakat mal doa menerima zakat fitrah bahasa arab doa ijab qobul zakat dan artinya niat zakat fitrah untuk suami doa niat zakat fitrah idul fitri download doa zakat fitrah mp3 niat zakat fitrah berupa uang

“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah buat seorang anak laki-laki saya…. (nama anak), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat dan Doa Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

 niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri niat zakat fitrah untuk ibu niat menerima zakat fitrah niat zakat fitrah langsung niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat

“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah buat seorang anak perempuan saya…. (nama anak), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat dan Doa Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

niat zakat fitrah berupa uang niat mengeluarkan zakat doa menerima zakat fitrah niat zakat mal doa menerima zakat fitrah bahasa arab doa ijab qobul zakat dan artinya niat zakat fitrah untuk suami

“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah buat saya dan semua orang yang menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat dan Doa Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

doa niat zakat fitrah idul fitri download doa zakat fitrah mp3 niat zakat fitrah berupa uang niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri

“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (nama pemberi zakat), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Bagi orang yang menerima zakat fitrah tersebut dianjurkan untuk membaca suatu doa untuk orang yang telah memberikan zakat fitrah:

doa niat zakat fitrah idul fitri download doa zakat fitrah mp3 niat zakat fitrah berupa uang niat zakat fitrah untuk suami niat zakat fitrah dan mal doa niat zakat fitrah idul fitri

“Semoga Allah memberikan pahala atas zakat yang telah diberikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau miliki dan menjadikan hartanya sebagai pembersih bagimu.”


 

Leave a Comment

%d bloggers like this: